MELONGUANE—Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip yang didampingi 19 kepala SKPD dan Forkominda mengunjungi Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Rabu (3/6/2015).

Kedatangan Srikandi Talaud di tanah Galela ini dalam rangka pengembangan daerah wilayah yang berada di kawasan bibir pasifik NKRI.

Bupati Talaud melalui Kabag Humas dan Protokol Erwin Tamatompo mengatakan bahwa, kunjungan ini merupakan agenda untuk menyelaraskan sekaligus untuk melihat lebih dekat potensi-potensi Halut khususnya yang berkaitan dengan sektor maritim (bahari), yang merupakan salah satu program unggulan Pemda Talaud di tahun ini.

“Kunjungan bupati bersama rombongan ke sana (Halut) untuk melihat lebih dekat potensi-potensi maritim apa yang barangkali naqntinya boleh juga dikembangkan di sini. Apalagi Talaud telah diproyeksikan sebagai daerah minapolitan di Sulut,”beber Tamatompo.

Beberapa waktu lalu, Bupati Sri Wahyumi Maria Manalip  juga menegaskan kalau optimalisasi sektor maritim akan dimaksimalkan di tahun 2015 ini.

Hal ini kata Manalip, selaras dengan arah pembangunan Sulut soal Blue Economy dan juga sangat sinkron dengan rancangan pembangunan Talaud jangka menengah.

“Kita siap memperkuat simpul-simpul pengembangan kawasan ekonomi kelautan dan perikanan agar dapat menggerakan roda perekonomian di daerah. Sehingga dapat berdampak pada meningkatnya pendapatan nelayan,” jelas wanita visioner ini.

Lanjutnya, Pemkab Talaud telah menetapkan berbagai program sebagai upaya nyata untuk mengakselerasi pembangunan kelautan dan perikanan.

“Kami sementara menggenjot pembangunan dan pengelolaan perikanan, peningkatan produksi perikanan, pengelolaan sumber daya laut dan lainnya,”tutup Manalip.(nal/hum)
LOLAK-Hari Senin 18 Mei 2015 Kota Lolak di warnai pakaian batik petugas Panitia Pemunggutan Suara  (PPS) yang berjumlah 606 orang dari 198 desa dan 2 kelurahan yang tersebar pada 15 kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Pasalnya hari senin kemarin adalah tahapan pengambilan sumpah janji bagi para PPS yang di gelar KPUD Bolaang Mongondow bertempat di gedung serbaguna lapangan DA’AGON Kota Lolak .

Ketua KPUD Bolaang Mongondow ,Fahmi Ghazali Gobel dalam sambutanya mengatakan bahwa petugas PPS harus memegang teguh sumpah dan janji yang diikrarkan hari ini guna mewujudkan Pemilihan Gubernur Propinsi Sulawesi Utara yang berkualitas, mandiri ,jujur dan adil agar menghasilkan Gubernur terpilih hasil pilihan rakyat tanpa money politik dan intrik politik lainya.

Tambahnya pula “ Pengambilan Sumpah Janji bagi PPS yang di laksanakan di Kota Lolak adalah yang pertama kali di lakukan sejak ibu kota kabupaten berada di Kota Lolak dan ini adalah bukti nyata bahwa KPUD Bolaang Mongondow menjunjung tinggi asas kebersamaan. Dalam seleksi PPK dan PPS ,KPUD Bolaang Mongondow benar-benar selektif dengan mengedepankan profesionalitas . Saya berharap PPK dan PPS dapat bekerja sama dengan baik dan bertanggung jawab penuh terhadap tugas yang di emban. Ingat , Lemabaga kita adalah lembaga hirarkis yang bergerak dengan satu komando yang berpijak pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku “ ungkap Fahmi tegas.

Daendels Somboadile, salah satu Komisioner KPUD Bolaang Mongondow yang membidangi Divisi Humas dan Sumber Daya Manusia kepada identitasnews.com  mengatakan “Perekrutan PPS agak lebih memakan waktu hamper sebulan penuh di bandingkan dengan perekrutan PPK dan perekrutan kali ini benar-benar kopetitif karena 6 orang calon PPS harus bertarung lewat tes tertulis yang di gelar Sabtu 16 Mei 2015 di seluruh kecamatan se Bolaang Mongondow. Kami yakin PPS yang terpilih benar-benar siap melakukan tugas” ungkap Daendels.

Dewi Massie , Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan  PPK Kecamatan Poigar kepada identitasnews.com mengatakan  “ PPS seKecamatan Poigar adalah PPS hasil seleksi bukan titipan dari oknum pejabat manapun dan juga hasil  pleno KPU karena kewenangan penuh ada di tangan KPU “ tutup Dewi Massie (Yat)
MANADO – Esther Esthy Lambey merupakan orang pertama yang datang mendaftar sebagai calon kepala daerah di Partai Golkar Manado pada Selasa sore (9/6) di sekretariat panitia penjaringan calon kepala daerah partai Golkar Manado.

Usai mendaftar sebagai calon papan dua untuk pilkada Manado, Estry Lambey menyatakan optimis bahwa dirinya pasti dijaring sebagai calon wakil walikota Manado oleh panitia penjaringan maupun DPP Partai Golkar. 

“Saya optimis dapat lolos dalam pencalonan ini.  Saya yakin benar saya pasti akan dcalonkan sebagai calon wakil walikota Manado.  Tentu dengan harapan yang besar pasti lolos dalam penjaringan dan pencalonan ini,” tegas Esthy sapaan akrabnya.

Esthy mengungkapkan sudah sejak jauh-jauh hari sebelumnya, dirinya telah mempersiapkan diri  untuk ikut dalam pilkada kota Manado. 

Ketika disinggung pencalonan melalui jaluir perseorangan, malah Esthy mengungkapkan dirinya hanya akan ikut dalam pencalonan pilkada ini melalui jalur partai politik. 

“Saya tidak akan menggunakan jalur perseorangan dalam pemilihan kepala daerah. Karena untuk dapat menang dalam pilkada harus menggunakan kendaraan partai atau melalui jalur partai politik.  Partai mesin politiknya sudah jelas dan mengakar,”tutur istri tercinta dari Jusak Jaluwo mantan Bupati Boven Digul di propinsi Papua
AMURANG, Hingga saat ini Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) belum juga merealisasikan keputusan pemerintah pusat tentang pembayaran gaji 13 bagi PNS. Penyebabnya bukan karena Pemkab Minsel lalai, tapi memang petunjuk teknis (juknis) untuk itu belum dikantongi sampai detik ini oleh Pemkab Minsel.

Demikian disampaikan Bupati Christiany Eugenia Paruntu SE melalui juru bicara pemkab minsel atau Kabag Humas Pemkab Minsel Frangky Mamangkey SIP. “Untuk realisasi pembayaran gaji 13 Pemkab Minsel sudah siap, hanya saja masih menunggu juknis dari pemerintah pusat,” katanya.

Mamangkey juga berharap seluruh PNS yang ada di Minsel bisa bersabar hingga juknis turun. Menurutnya, koordinasi yang intens dengan pihak terkait terus dilakukan demi mencari tahu informasi terkini soal itu. “Jadi harap bersabar. Kami juga terus berusaha,” tukasnya.

Sementara itu, sejumlah PNS yang dimintai pendapat mereka berharap pembayaran gaji 13 ini segera terealisasi. “Kami berharap juknis pembayaran gaji 13 bisa turun secepatnya, supaya kami pun sudah bisa menikmatinya,” ungkap sejumlah PNS yang ada di Sekretariat Daerah. (jef)
Designed by ManadoWebHost.com | Copyright © 2015 Viva Manado