MANADO—Kinerja jajaran Polda Sulut, yang dipimpin Brigjen Pol Wilmar Marpaung patut di acungkan jempol. Betapa tidak, sepanjang tahun ini, Polda Sulut berhasil menyelesaikan 19 kasus korupsi dari 25 kasus yang di tangani hingga akhir tahun 2015. Prestasi ini, tentunya melampaui target yang diberikan oleh Mabes Polri.

Hal tersebut diungkapkan Kabag Humas Polda Sulut, AKBP Wilson Damanik saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (10/12). Menurutnya, keberhasilan mengungkap kasus korupsi bukan karena kerja sendiri, melainkan kerja keras dan komitmen dari seluruh team work khususnya yang bertugas di bidang Reskrim.

“Masih ada enam kasus yang masih kami tangani, diantaranya kasus Bitung Kehutanan, Bolmong Sekda dan ada beberapa lainnya yang kami tangani. Dan masih ada 7 kasus yang masih di lidik, jadi seluruhnya ada 32 kasus korupsi,”jelas Damanik.

Ia pun berharap, ini bukan sebagai akhir melainkan untuk memotivasi agar seluruh jajaran Polda Sulut, dapat lebih giat lagi dalam memberantas kejatahan di daerah ini.”Prestasi ini dijadikan satu motivasi untuk berbuat lebih baik lagi untuk mengungkap kasus yang ada di sulawesi utara pada masa yang akan datang,”pungkas Damanik yang dikenal akrab dengan wartawan ini.(renny)

MANADO,vivamanado.com—Objek wisata Bukit Kasih di Desa Kanonang, Kabupaten Minahasa bakal ketambahan satu rumah ibadah.

Hal tersebut diungkapkan Pejabat Gubernur Sulut, Sony Sumarsono, Selasa (27/10/2015). Menurutnya, rumah ibadah yang akan dibangun tersebut adalah rumah ibadah milik Umat Konghucu, yang pembangunannya direncanakan tahun 2016 mendatang.

“Negara sudah mengakui keabsahan dari agama konghucu. Itu berarti, nantinya bukit kasih akan ketambahan lagi 1 rumah ibadah, selain gereja protestan, gereja katolik, mesjid, vihara dan pura,” jelas Sumarsono.

Lanjut gubernur, pembangunan rumah ibadah ini sudah dianggarkan lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016. Bahkan pemerintah pusat sendiri, lanjut Sumarsono, telah menambahkan 12 hektar perluasaan kawasan wisata hutan relegius Bukit Kasih Kanonang ini.

“Saya merasa salut melihat umat beragama di sulut terjaga dengan baik dan sesama umat beragama saling menghargai satu sama yang lain. Antar pemeluk agama, begitu baku-baku bae dan baku-baku sayang serta toleransi umat beragama di bumi nyiur melambai sangat tinggi terjalin,”tandas Sumarsono.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Sulut Ingried Sondakh memberikan aspresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat dan Pemprof Sulut lewat Pejabat Gubernur Sony Sumarsono yang sangat peduli dengan tempat wisata relegius Bukit Kasih Kanonang apalagi dengan menambah 12 hektar perluasaan area itu.

"Bukit Kasih Kanonang adalah simbol kerukunan umat beragama di Sulut dan dapat menambah pemasukan pendapatan ekonomi dari masyarakat Minahasa, apabila ada turis asing maupun lokal yang berkunjung dengan adanya penjualan pernak - pernik dan jasa foto langsung cetak yang dapat menjadi suatu oleh -oleh ketika dibawa pulang. Kerumah,"ungkap Sondakh.(idnews)
MANADO,vivamanado.com—Partai besutan Hary Tanoesoedibjo (HT) yakni Partai Persatuan Indonesia (Perindo), menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Harley Mangindaan (HM) dan Jemmy Asiku (JA) pada Pemilihan Walikota (Pilwako) Manado, 9 Desember 2015 mendatang.

Sikap politik ini ditandai penyerahan surat pernyataan dukungan yang langsung diterima oleh Jemmy Asiku, pada acara deklarasi dan pelantikan DPW dan DPD Partai Perindo Provinsi Sulawesi Utara, yang digelar di Hotel Sutan Raja Resort and Convention Center, Rabu (28/10/2015).

Kepada sejumlah wartawan, owner MNC Grup ini mengatakan bahwa melalui dukungan ini Perindo bisa menambah dukungan dalam proses kampanye yang saat ini sedang berlangsung. Disatu sisi, lanjut HT, nantinya Partai Perindo akan melihat dari sisi mana bisa berkontribusi supaya kemungkinan menang besar bagi Mangindaan-Asiku.

"Mereka (Mangindaan-Asiku) punya integritas. Kita yakin dari visi misi dan program mereka, mampu membangun daerah. Dari situ akhirnya kita putuskan mendukung. Sederhana, yang ingin kita lihat bahwa mereka bersungguh-sungguh ingin membangun kota Manado. HT juga berpesan kepada Mangindaan-Asiku bahwa jika nanti dipercayakan masyarakat kota Manado, harus bisa membawa Manado jauh lebih maju dari sebelumnya,”ujar HT.

"Kita ingin melihat Indonesia maju, kita ingin melihat Sulawesi Utara maju dan kota Manado maju. Kalau mereka bisa menjadi pejabat nanti, bangunlah kota Manado sesuai dengan Visi Misi yang telah disampaikan. Karena Indonesia hanya bisa maju kalau daerah itu maju. Kami selalu mengatakan dan menegaskan kalau jadi eksekuif nanti, bekerjalah yang baik, bekerjalah yang maksimal, bangunlah daerah,"tambah HT.

Terpisah, Harley Mangindaan sendiri menyampaikan terima kasih kepada Partai Perindo dan Hary Tanoesoedibjo, atas dukungan yang diberikan bagi dirinya bersama Asiku.

"Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami. Dukungan Partai Perindo dan terkebih khusus Bapak Hary Tanoe yang adalah tokoh politik nasional merupakan suatu keputusan politik yang harus di apresiasi. Ijinkan kami (Mangindaan-Asiku) berupaya maksimal serta santun dalam pertarungan pada Pemilihan Kepala Daerah di kota Manado ini. Mari terus bersatu amankan nomor urut satu,"kata Mangindaan.(**)
BITUNG,VIVAMANADO.COM—Wali Kota Bitung Hanny Sondakh mengimbau warganya untuk mewaspadai ancaman Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), sehingga berdampak terhadap kesehatan masyarakat Kota Bitung yang diakibatkan kabut asap Sehubungan dengan terjdinya bencanan kebakaran hutan yang masih berlangsung hingga sekarang ini.\

"Saya  instruksikan kepada seluruh perangkat kesehatan agar segera melakukan antisipasi atau pencegahan bahkan pengobatan bagi warga yang mengalami penyakit ISPA, dan diharapkan pihak puskesmas dapat melayani setiap pasien ISPA yang datang berobat dengan baik, terutama warga miskin sehingga penyakit yang mereka derita cepat sembuh,”ujar Sondakh, Senin (26/10/2015).

Sondakh yang memimpin Kota Bitung selama dua periode ini menambahkan, selain ISPA, ancaman penyakit Demam Berdarah (DBD) di musim kemarau perlu diwaspadai.

“Diharapkan kepada warga untuk bisa menjaga kelesestarian dan menggunakan masker saat melakukan aktifitas diluar rumah agar tidak gampang tertular penyakit dimaksud,”harap Sondakh.(hum)
BITUNG—Wakil Walikota Bitung, M.J Lomban mengatakan bahwa selain membantu ekosistem hutan, polulasi hewan Yaki (Macaca Nigra) juga dapat menjaga kelestarian hutan dan sistem lingkungan.

“Yaki banyak tersebar di hutan primer dan hutan lindung di Sulut. Namun, paling banyak ditemui saat ini di Cagar Alam Tangkoko kota Bitung, Sayangnya populasi yaki makin menurun setiap tahun disebabkan ancaman utama yakni perburuan untuk dikonsumsi dan dipelihara oleh sebagian masyarakat. untuk itu perlu kita sepakati untuk mendeklarasi “selamatkan Yaki (Save Yaki)” sejak sekarang, dan tentunya pemkot siap  mensosialisasikan program ini,”ujar Lomban saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan pameran Selamatkan Yaki, yang dilaksanakan di gedung Kesenian Kecamatan Girian, Jumat (16/10/2015).

Sementara itu, Harry Hilser selaku Program Manager Selamatkan Yaki mengungkapkan, penyebab utama menurunnya populasi yaki di tanah Minahasa (80% dalam kurun waktu 40 tahun), tidak lain adalah karena yaki selalu menjadi sasaran perburuan untuk  diperdagangkan, dipelihar bahkan dikonsumsi.

“Adapun alasannya peduli terhadap yaki disebabkan yaki hewan yang enemik yang bisa menebar bibit guna membantu pertumbuhan dan pelestarian hutan yang berefek terhadap kehidupan terhadap masyarakat, “jelas Herry.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Wakil Ketua TP-PKK Ny Khouni Lomban-Rawung bersama sejumlah pimpinan SKPD para pelajar juga komunitas selamatkan yaki.(mun)


MANADO (vivamanado.com)—Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut mencatat, sepanjang bulan Juli 2015,  jumlah Wisatawan Mancanegera (Wisman) yang datang melalui pintu Bandara Sam Ratulangi Manado, berjumlah 2.089 orang.

Dari jumlah tersebut, Wisman Tiongkok menduduki urutan pertama dengan jumlah 957 orang, kemudian disusul Wisman Belanda (110 orang) dan Amerika (103 orang).

Selanjutnya, untuk posisi keempat dan seterusnya ditempati oleh Wisman Jerman (100 orang), Singapura (95 orang), Jepang (86 orang), Inggris (70 orang), Perancis (70 orang) Australia (64 orang), Malaysia (45 orang), Hongkong (44 orang), Thailand (29 orang), Korea Selatan (26 orang), Philipina (17 orang), India (12 orang), Taiwan (5 orang), Rusia (3 orang) dan lainnya (253 orang).
Kepala BPS Sulut Faizal Anwar mengatakan, jumlah ini meningkat sebesar 107,45 persen dibanding bulan sebelumnya (Juni 2015), yang berjumlah 1.007 orang.

“Jika dibandingkan lagi dengan kunjungan wisman bulan yang sama di tahun sebelumnya (Juli 2014), jumlah ini meningkat sebesar 26,45 persen,”terang Anwar kepada para pewarta.
Lanjut ia menambahkan, untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulut sepanjang bulan Juli 2015, mencapai 56,60 persen.

Jumlah ini, tambah Anwar, meningkat 0,02 poin dibanding bulan sebelumnya (Juni 2015), yang mencapai 56,58 poin.

“Rata-rata tamu asing, yang menginap di hotel berbintang sepanjang bulan Juli 2015 mencapai 4,26 hari. Jika kita membandingkan dengan bulan sebelumnya, angka ini mengalami penurunan 0,08 poin (4,34 hari),”tutup Anwar. (reni/valen)
Tournament Of Flower (TOF) yang digelar beberapa waktu lalu
TOMOHON--Perhelatan akbar Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2015, yang akan digelar mulai awal Agustus 2015 mendatang terus dimatangkan.

Agenda even internasional ini pun diprediksi akan akan menyedot wisatawan, baik dalam dan luar negeri.

Ketua panitia TIFF 2015 Ronny Lumowa yang juga Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakot Tomohon mengatakan kalau Kamis (30/7/2015) pihaknya menggelar simulasi parade kendaraan hias atau yang dikenal dengan Tournament Of Flower (TOF).

Simulasi ini, lanjut Lumowa, melewati jalan protokol Kota Tomohon dengan mengambil star dari kompleks eks-Rindam dan finish di kompleks stadion Parasamya.

“Hal ini dilakukan dalam rangka memastikan waktu dan jarak tempu serta mengecek jalur yang akan ditempuh, sekaligus juga akan menyesuaikan dengan keberadaan lalulintas,”terang Lumowa.

Melalui simulasi ini, tambah Lumowa, panitia akan mendapatkan mana yang nantinya yang harus dilengkapi dan dibenahi, terlebih kondisi jalur yang akan dilalui peserta kendaraan hias.

“Hari ini merupakan simulasi tahap pertama. 4 Agustus mendatang, kita alan melakukan lagi simulasi tahap kedua” ungkap Lumowa seraya menambahkan kalau dalam iring-iringan kendaraan hias nantinya akan diselingi dengan berbagai pertunjukan seperti kelompok tarian kabasaran, kelompok drum band dan lain sebagainya.(***)
Hanny Sondakh
BITUNG—Wali Kota Hanny Sondakh, meminta agar para Calon Walikota (Cawali) dan Calon Wakil Walikota (Cawawali) Bitung, turut menjaga situasi kondusif daerah selama masa deklarasi dan kampanye dengan tidak mengusung berbagai isu menyangkut SARA.

“Saya minta masing-masing pasangan calon lebih santun selama masa kampanye dan tidak mengangkat isu SARA dalam upaya menarik hati simpatisannya, dan berharap jaga perdamaian antar calon,”terang walikota dua periode ini.

Ia pun menjelaskan kalau Pilkada adalah wujud pesta demokrasi. Untuk itu, Sondakh berharap agar semua pelaksanaan tahapan hingga hari pencoblosan (9 Desember 2015) mendatang, dapat berjalan dengan baik.

“Kegiatan ini harus mendapat dukungan dari semua pihak, terutama dari masing-masing calon, diminta selama masa deklarasi dan kampanye lebih santun,”jelasnya.

“Dari pengalaman saya, semua calon harus santun dalam menyampaikan visi-misi selama masa kampanye karena menjadi kunci utama agar pesta demokrasi dapat berjalan baik, sehingga dapat menjadi kenangan manis dalam perjalanan sejarah pilkada di daerah,”tambah Sondakh.(**)
MANADO-Pasca dideklarasikannya pasangan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Sulut Berty Hendry Eman dan David Noldie Kambey (BHR – DNK) melalui jalur perseorangan atau independen pada Senin 8 Juni lalu, pasangan ini rencananya akan mendaftar atau memasukan bukti dukungan kepada KPU Provinsi Sulut pada Jumat (12/6/2015) besok

Ditemui Rabu malam (10/6) Berty Eman mengatakan pihaknya akan menyerahkan bukti dukungan kepada KPU Provinsi Sulut pada Jumat12 Juni 2015 pukul 09.00 Wita.

“Jika bukti dukungan seperti foto copy KTP dari para pendukung terpenuhi pada Rabu malam ini, maka pada Kamis besok kami akan menyerahkan dukungan tersebut.  Hingga malam ini tim BHR – DNK masih terus menyelesaikan atau mengumpulkan bukti dukungan,” tutur Berty.

Berty Roeroe mengatakan hingga malam ini, bukti dukungan hampir mencapai angka 218 ribu.  “Kami optimis bukti dukungan dapat mencapai angka 219 ribu.  Padahal yang disyarakatkan KPU hanya 218 ribu lebih,” ujar BHR.

  “Pokoknya bukti dukungan tercapai dulu nanti setelah itu baru datang mendaftar di KPU.  Pokoknya jumlah bukti dukungan akan tercapai.  Kalau belum cukup diusahakan untuk dapat terpenuhi,” tutur BHR.

Adapun keputusan KPU provinsi Sulut nomor 42 pada April 2015 menyebutkan persyaratan jumlah bukti dukungan bagi pasangan cagub cawagub Sulut dari jalur perseorangan atau non partai adalah 8,5 persen dari total jumlah penduduk Sulut sebanyak 2.574.933 jiwa.  Atau setara  218.954 bukti dukungan.

Selain itu dukungan tersebar di 50 persen jumlah kabupaten kota di Sulut atau setara delapan kabupaten kota di Sulut.

Adapun mengacu pada aturan yang ada, bahwa jadwal tahapan pemasukan bukti dukungan sudah dibuka sejak 8 Juni dan akan ditutup sampai Jumat (12/6) pukul 16.00 Wita.
TONDANO-Pelaksanaan Napak Tilas dalam rangka HUT ke-184 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen tingkat Sinode GMIM sukses digelar pada Rabu 10/6 kemarin, yang diawali dengan Ibadah Pembukaan dan Pelepasan Peserta di Gereja GMIM Sentrum Tondano dipimpin oleh Plh Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina MTh.

Setelah ibadah, seluruh peserta dibagi dalam 4 Tim, dengan rute Tim I dari Tondano, Airmadidi, Kema, Girian, BItung, Danowudu, Karondoran, Klabat, Tateli, Likupang, Kokoleh, Batu, Palaes, Sori, Wolas, Manado dan Tondano. Tim II dari Tondano, Kembes, Koka, Pineleng, Warembungan, Sea, Malalayang, Tanawangko, Munte, Tangkunei, Tincep, Sonder, Tomohon dan Tondano. Tim III dari Tondano, Tandengan, Eris, Kakas, Langowan, Atep, Rumbia, Tetengesan, Tabobo, Poniki, Liwutung, Tombatu, Ratahan, Langowan, Panasen, Remboken dan Tondano, dan Tim IV dari Tondano, Remboken, Kawangkoan, Tareran, Rumoong Atas, Suluun, Pinamorongan, Tumpaan, Amurang, Kapitu, Kumelembuai, Malola, Motoling, Tompaso Baru dan Modoinding.

Tampak Ketua Umum Panitia Pnt Drs Jantje Wowiling Sajow MSi yang juga Bupati Minahasa turun langsung dalam Napak Tilas ini. Bersama Bendahara BPMS GMIM Sym Ricky J Montong MTh dan beberapa pejabat dan Pelsus lainnya, mereka masuk dalam Tim II yang juga memberikan diakonia di GMIM Koka, GMIM Borgo, GMIM Tangkunei, GMIM Sonder dan ziarah di Makam Ds A.Z.R Wenas di Tomohon.

Sementara Sekdakab Minahasa Jeffry Korengkeng SH MSi tampak di Tim III bersama para BPMS, Pelsus dan pejabat Pemkab lainnya juga melintasi rute yang sudah ditetapkan dan melakukan ziarah di Makam Schwarz di Langowan. Demikian halnya dengan Tim I melakukan Ziarah di Riedel di Tondano dan memberikan diakonia di rute yang dilalui, serta Tim IV yang dipimpin Asisten I Drs Denny Mangala melakukan kegiatan serupa.
TOMOHON-Walikota Tomohon Jimmy F. Eman,SE.Ak menghadiri  Monitoring dan Evaluasi Kegiatan korsubwas KPK untuk Provinsi  Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Barat yang dilaksanakan di Kantor Dinas Kehutanan dan Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Gorontalo dengan agenda kegiatan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Koordinasi dan Supervisi atas Pengelolaan Pertambangan Mineral dan Batubara.

Walikota Tomohon didampingi oleh Kabag Humas F.F Lantang, SSTP bersama Sekretaris Dinas ESDM Kota Tomohon.
Designed by ManadoWebHost.com | Copyright © 2015 Viva Manado